1. Home
  2. Cara Pakai
  3. Produksi Sederhana di Accurate Online

Produksi Sederhana di Accurate Online

Fungsi

Fungsi dari fitur ini adalah sesuai dengan namanya yaitu untuk melakukan penginputan atas produksi barang yang sederhana (assembling). Sifat produksinya adalah bukan produksi barang massal, melainkan sesuai dengan pesanan (custom).

Selain untuk menginput proses produksi barang sederhana, fitur ini bisa digunakan untuk melakukan penginputan pemecahan/pemisahan (disassembling) suatu produk.

Mengaktifkan Fitur Produksi Sederhana

Untuk mengaktifkan fitur ini, dilakukan dari menu Pengaturan | Preferensi | Fitur, yaitu dengan mencentang informasi ‘Produksi Sederhana’ pada bagian Persediaan.

Mengaktifkan Fitur Produksi Sederhana

Dengan mengaktifkan fitur tersebut, maka pada Modul Persediaan akan tampil formulir baru terkait fitur Produksi Sederhana yaitu:

Pekerjaan Pesanan

Salah satu formulir transaksi dari fitur Produksi Sederhana yang merupakan formulir transaksi awal untuk penginputan/pembuatan Produksi Sederhana. Formulir transaksi ini berfungsi untuk mencatat bahan baku (barang persediaan) dan biaya-biaya yang dibutuhkan dalam proses produksi sederhana tersebut.

Formulir Produksi Sederhana dengan bahan baku
Formulir Produk Sederhana dengan tambahan biaya

Pada formulir ini juga bisa menentukan akun penampung yang akan digunakan dalam proses produksi sederhana, yaitu akun Biaya serta akun Selisih Biaya. Untuk akun biaya biasanya dipilih dengan akun tipe persediaan, dengan nama Persediaan Dalam Proses atau sesuai kebutuhan perusahaan. Akun biaya ini berfungsi sebagai akun penampung saat penggunaan bahan baku serta biaya selama proses produksi (belum selesai produksi).

Sedangkan akun Selisih Biaya, yang bisa dipilih adalah akun dengan tipe Biaya Pokok Penjualan, Beban, Beban Lainnya, Pendapatan dan Pendapatan lainnya. Akun selisih Pekerjaan Pesanan ini berfungsi untuk menampung nilai perubahan dari bahan baku setelah proses produksi sederhana selesai dilakukan, sehingga tidak merubah biaya pokok penjualan atas hasil produksi sederhana.

Pengaturan default: akun biaya dan akun selisih biaya perlu dilakukan saat awal transaksi yaitu melalui menu Pengaturan | Preferensi/Akun Perkiraan. Pada saat transaksi Anda bisa mengubah-nya melalui tab Informasi Lainnya di formulir Pekerjaan Pesanan.

Referensi Pelanggan: memilih nama pelanggan yang melakukan pesanan atas pekerjaan tersebut. Dengan mengisikan nama pelanggan, maka Anda bisa memilih Pekerjaan Pesanan yang telah selesai diproses saat pembuatan Faktur Penjualan atas pelanggan tersebut.

Tutup Pekerjaan: jika pekerjaan pesanan tidak dapat diproses atau tidak diteruskan, centang informasi ini sehingga status pekerjaan pesanannya menjadi ditutup (tidak bisa diproses lagi).

Penambahan Bahan Baku

Formulir transaksi dari fitur Produksi Sederhana yang berfungsi untuk melakukan penambahan bahan baku ataupun biaya-biaya terhadap salah satu produksi sederhana. Formulir ini juga digunakan untuk mengembalikan bahan baku yang tidak digunakan/berlebihan.

Pada formulir transaksi terdapat Kolom baris Tipe untuk memilih jenis tipe transaksi yang akan diinput di Penambahan Baku, yang terdiri dari ‘Ambil Barang’ dan ‘Retur Barang’. Serta terdapat kolom Nomor Pekerjaan untuk memilih nomor transaksi Pekerjaan Pesanan yang akan ditambahkan/dikurangi bahan baku atau biaya-biayanya.

Formulir Penambahan Bahan Baku pada Produksi Sederhana

Penyelesaian Pesanan

Formulir transaksi pada Produksi Sederhana, yang berfungsi untuk menyelesaikan proses produksi sederhana sehingga tercatat hasil dari proses produksi sederhana tersebut. Terdapat 2 (dua) pilihan dalam penyelesaian pesanan yaitu menjadi barang persediaan atau ditampung ke dalam suatu akun tertentu (dibebankan atau menjadi aset).

Anda bisa memilih salah satu dari 2 (dua) pilihan tersebut pada Tipe Penyelesaian di Formulir Penyelesaian pesanan.

Formulir Penyelesaian Pesanan pada Produksi Sederhana

Penggunaan Fitur Produk Sederhana

Ilustrasi

Perusahaan menerima pesanan dari pelanggan untuk produksi barang ABC. Untuk menghasilkan produk ABC tersebut perusahaan perlu melakukan proses pembuatan yang terdiri dari Item A sebanyak 2 pcs, Item B sebanyak 1 pcs dan Item C sebanyak 3 pcs, serta biaya upah untuk finishing produk senilai Rp 300.000.

Langkah-langkah penginputan atas ilustrasi kasus produksi sederhana tersebut adalah:

  1. Jika ini merupakan penginputan awal transaksi produksi sederhana Anda, lakukan pengisian akun biaya dan selisih pekerjaan pesanan yaitu dari menu Pengaturan| Preferensi | Akun Perkiraan. Hal ini untuk menghindari pesan error saat Anda menyimpan transaksi pekerjaan pesanan.
  1. Buka formulir Pekerjaan Pesanan dari modul Persediaan, kemudian isikan dengan tanggal dilakukannya pengerjaan pesanan tersebut dan isikan bahan baku serta biaya yang dibutuhkan untuk proses pekerjaan pesanan tersebut.
  1. Sebelum menyimpan transaksi, Anda bisa mengganti akun pekerjaan pesanan atau memilih nama pelanggan yang memesan barang tersebut pada tab Informasi Lainnya.
  1. Jika semua sudah selesai dilakukan pencatatan, simpan transaksi dan jurnal yang terbentuk adalah sebagai berikut.
  1. Jika ada penambahan bahan baku ataupun biaya selama proses pekerjaan pesanan dilakukan, Anda bisa menambahkannya melalui formulir Penambahan Baku. Begitu juga dengan pengembalian kelebihan bahan baku, Anda bisa lakukan penginputan melalui Formulir Penambahan Bahan Baku.

Penambahan bahan baku/biaya akan menambah nilai pekerjaan pesanan, begitupun dengan pengembalian bahan baku akan mengurangi nilai pekerjaan pesanannya.

  1. Jika proses produksi barang pesanan telah selesai, maka lakukan pencatatan penyelesaiannya melalui formulir Penyelesaian Pesanan. Karena yang dihasilkan adalah sebuah produk baru, maka pilih Tipe Penyelesaian dengan ‘Barang’, kemudian pilih nama produk yang dihasilkan pada kolom “Cari/Pilih Barang & Jasa’.

Ada penambahan bahan baku untuk Item B sebanyak 2 pcs @25.000 sehingga total biaya pekerjaan pesanan menjadi Rp 475.000.

Keterangan

Kuantitas: diisikan dengan jumlah produk yang dihasilkan dari proses pekerjaan pesanaan.

Porsi (%): jumlah alokasi biaya yang dibebankan ke produk tersebut. Misalnya jika produk yang dihasilkan dari Pekerjaan Pesanaan lebih dari 1 (satu) jenis, maka Anda perlu menetapkan berapa % dari total nilai pekerjaan pesanan yang dibebankan ke Produk X dan berapa persen yang dibebankan ke produk Y. Dan jika produk yang dihasilkan hanya 1 (satu) jenis produk, maka nilai porsi harus = 100%.

Alokasi biaya: akan mengikuti nilai Porsi yang diisikan dan terisi otomatis berdasarkan perkalian nilai porsi (%) dengan total biaya pekerjaan pesanan.

  1. Simpan transaksi dan jurnal yang terbentuk adalah sebagai berikut. Dengan diselesaikannya pekerjaan pesanan, maka akan menambah kuantitas stok atas produk yang dihasilkan yaitu produk ABC. Anda bisa mengecek mutasinya melalui Laporan Rincian Nilai Persediaan.
Updated on March 9, 2020

Was this article helpful?

Related Articles